Twit Ulama

Selamat datang di TwitUlama! Kumpulan twit para ulama dan masyayikh Timur Tengah, yang diambil dari timeline di halaman Twitter mereka -hafizhahumullahu ta'ala- Insya Allah akan terus update nasihat, quote, dan petuah demi tersebarnya dakwah yang mulia ini. Silahkan mengcopy-paste, menyebarkan, dan membagi isi blog selama masih menjaga amanah ilmiah dengan menyertakan sumber.
Posts tagged "ibnu taimiyyah"
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah ditanya mengenai seorang musafir yang berpuasa di bulan Ramadhan namun safarnya tidak membuat si musafir itu merasa lapar, haus atau kelelahan. Mana yang lebih afdhal baginya, berpuasa atau berbuka?
Jawaban Ibnu Taimiyyah: Walaupun safarnya tidak membebani puasanya, baginya berbuka puasa lebih afdhal menurut ijma’, namun bila ia ingin berpuasa, maka itu pun boleh menurut banyak ulama.

@_salehalsultan - Dr. Shalih As Sulthan, Dosen Fakultas Syariah Universitas Al Qashim, Saudi Arabia

Shalat tarawih bukanlah Bid’ah, bahkan dia adalah sunnah. Nabi pernah memerintahkan dan mengerjakannya, “Sesungguhnya Allah mewajibkan kalian berpuasa Ramadhan dan aku menjadikan sunnah untuk shalat Ramadhan (Tarawih)”. Demikian juga sholat tarawih berjamaah bukanlah bid’ah, bahkan ia adalah sunnah. Rasulullah pernah shalat jamaah 2 kali bahkan 3 kali di awal Ramadhan juga pada 10 malam terakhir beliau beberapa kali shalat tarawih berjamaah dan beliau bersabda, “Apabila seseorang mengerjakan shalat ini bersama imam sampai selesai, ditulis baginya pahala sholat semalam penuh”. Imam Ahmad berhujjah dengan hadits ini bahwa mengerjakan shalat tarawih berjamaah lebih afdhal dari mengerjakan shalat tersebut sendirian. (Ibnu Taymiyyah)

@_salehalsultan - Dr. Shalih As Sulthan, Dosen Fakultas Syariah Universitas Al Qashim, Saudi Arabia

"Membaca al Quran dengan cara yang benar seperti yang diperintahkan akan mewariskan ilmu, keimanan dan keyakinan pada hati seorang muslim yang mana hal tersebut takkan dijumpai oleh siapapun kecuali yang membaca al Quran dengan benar."
[Syaikhul Islam Ibnu Taymiyyah]

 @q8azm - Dr. Abdul Muhsin Al Muthiri, Doktor dalam bidang tafsir, Fakultas Syari’ah Universitas Kuwait

Syaikhul Islam Ibnu Taymiyyah berkata, “Siapa yang mencari petunjuk Allah selain dari al Quran dan Sunnah maka yang didapatkan hanyalah semakin jauh dari Allah.”
[Majmu’ al Fatawa 5/120]

 @q8azm - Dr. Abdul Muhsin Al Muthiri, Doktor dalam bidang tafsir, Fakultas Syari’ah Universitas Kuwait

Ibnu Taimiyyah dalam Kitab (Aqidah) Al-Washithiyyah berkata, “Di antara ushul (prinsip) Ahlus Sunnah wal Jama’ah adalah selamatnya hati dan lisan mereka dari (mencela) para sahabat nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.”

@Dr_Alsadhan - Syaikh Abdul ‘Aziz bin Muhammad As Sadhan, salah seorang murid Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, Doktor dalam ilmu Ushuluddin Universitas Al Imam

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata, “Takabur lebih buruk dibanding syirik. Orang yang takabur itu enggan beribadah sama sekali kepada Allah (karena merasa takabur/tidak butuh), sedangkan orang musyrik masih beribadah kepada Allah walaupun beribadah kepada selain Allah juga.”

@_salehalsultan - Dr. Shalih As Sulthan, Dosen Fakultas Syariah Universitas Al Qashim, Saudi Arabia

Syaikhul Islam Ibnu Taymiyyah berkata, “Sesungguhnya syariat ini adalah makanan bagi hati, maka ketika hati ini dipenuhi dengan bid’ah tidak lagi tersisa tempat untuk sunnah dan jadilah hati rusak seperti orang yang selalu diberi makan dengan makanan yang buruk.
[Iqtidha Shrathal Mustaqiim: 1/104]

@saltaweel - Syaikh Salim Al Thawil, salah seorang murid Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin

Ibnu Taimiyyah berkata, “Jika sebuah kemungkaran tidak bisa hilang kecuali dengan kemungkaran yang lebih besar, maka menghilangkan kemungkaran pertama adalah kemungkaran.”
Saya katakan, pertimbangan mengenai hal ini adalah hak ulama yang terpercaya yang berilmu dan mengamalkan ilmunya.

@DrAbdullahsulmi -  Dr. Abdullah As Sulmi, pengajar fiqh di Perguruan Tinggi Kehakiman, Riyadh, pakar dalam fiqh jual beli kontemporer, salah seorang murid Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah.

Syaikhul Islam Ibnu Taymiyah berkata, “Manusia yang paling berhak menjadi golongan yang selamat adalah Ahlul Hadits dan Ahlus Sunnah. Mereka tidaklah mempunyai figur yang diikuti habis-habisan selain Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.”

@alnajdi1 - Dr Muhammad al Hamuud an Najdi, Doktor dalam bidang akidah, Imam dan Khotib di Masjid Shobaah An Naashir

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata, “Laa ilaha illallah adalah bentuk kebaikan yang paling baik.” (Majmu’ al Fatawa 1/32)

@saltaweel - Syaikh Salim Al Thawil, salah seorang murid Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsamin