Twit Ulama

Selamat datang di TwitUlama! Kumpulan twit para ulama dan masyayikh Timur Tengah, yang diambil dari timeline di halaman Twitter mereka -hafizhahumullahu ta'ala- Insya Allah akan terus update nasihat, quote, dan petuah demi tersebarnya dakwah yang mulia ini. Silahkan mengcopy-paste, menyebarkan, dan membagi isi blog selama masih menjaga amanah ilmiah dengan menyertakan sumber.
Tidak ada khilaf tentang kaidah: “Tidak boleh mengakhirkan penjelasan, ketika dibutuhkan”. (Ibnu Qudamah dalam Raudhatun Nazhir). Kalau tidak demikian, akan tenggelam hati dalam lautan syubhat dan kerancuan.
@aymanbalawiee - Dr. Aiman Balawi Doktor bidang Fiqh dan Ushul Fiqh dari Universitas Yordan• 28/5/2014
Sesungguhnya orang yang mensifati Allah dengan kata-kata keji, membunuh para Nabi dan mencela mereka dengan celaan yang buruk (Orang Yahudi –pent), tak mengherenkan kalau orang model seperti ini berani melakukan tindakan kriminal yang mereka perbuat seperti sekarang ini. Akidah rusak merekalah yang menjadi sumbernya, dan yang lainnya adalah cabangnya.
@DrHamad_AlTuwaj - Syaikh Prof.Dr. Ahmad at Tuwaijiri, Dosen Akidah dan Perbandingan Mazhab Universitas Imam Muhammad bin Su’ud Saudi Arabia. 30/7/2014 
Setelah melakukan ibadah di bulan Ramadhan, mari kita renungkan firman Allah, “Janganlah engkau memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak” (al Mudatsir: 6). Janganlah engkau ungkit-ungkit amalmu kepada Allah, jangan pongah, terbuai dan berbangga diri, serta berimajinasi bahwa amalmu banyak sekali.
@almonajjid - Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid, pengasuh web IslamQA. 28/7/2014
Siapa yang dibersihkan hatinya dari maksiat dia kan lebih paham Al Quran -Ibnu Utsaimin
@eihab8888 - Syaikh Ihab Nadir, Da’i di kantor dakwah Hail, sedang menempuh S3 bidang Akidah di Universitas Islam Madinah 3/8/2014
Siapa yang menghadirkan perasaan muraqabatullah (perasaan selalu diawasi oleh Allah) dalam setiap urusannya. Maka dia kan mendapatkan beberapa keutamaan:
(1) kelembutan hati
(2) sedikitnya dosa
(3) baiknya kondisinya.
@7usaini - Dr. Hasan al Husaini seraong Da’i dari Bahrain, anggota majelis ulama negara-teluk teluk  22/4/2014
Mandi, memakai minyak wangi, bersiwak, memakai baju yang baik, bershawalat kepada Nabi, membaca surat al Kahfi, datang pagi hari dan dekat dengan imam, diam ketika khutbah. Berapa sunnah-sunnah yang sudah kau kerjakan (di hari Jumat) ini?
@almohisni - Syaikh Muhammad bin Sulaiman al Muhaisini, Imam Masjid al Rajhi, Mekkah. Situs beliau almohisni.com 25/4/2014
Siapa yang beramal untuk dunianya, maka marah dan senangnya akan mengikut urusan dunianya saja, tak ada urusan dengan akhiratnya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “celakalah hamba dinar, celaka hamba dirham, celaka hamba pakaian, jika dia diberi dia ridha, jika tak diberi dia murka”.
@mohamdalbarrak - Syaikh Dr Muhammad al Barrak, dosen di Universitas Ummul Qura, anggota Rabithah Ulama Muslim. 5/5/2014

Momen yang sangat berkah, waktu akhir hari Jumat di bulan Ramadhan dan sepuluh hari terakhir, jangan lupakan saudara-saudaramu di Gaza dalam doamu
@almohisni - Syaikh Muhammad bin Sulaiman al Muhaisini, Imam Masjid al Rajhi, Mekkah. Situs beliau almohisni.com • 18/7/2014
`Khilafah Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali, semoga Allah meridhai mereka semua, adalah Khilafah di atas manhaj Nabi.
@ibrahim_aldwish - Dr Ibrahim ad Duwaisy, Dosen sunnah nabawiyyah di Universitas Qashim, Kepala Pusat Studi Kemasyarakatan • 28/7/2014
Tentang “Yaumuddin” di surat al Fatihah, ada penjelasan di ayat lain bahwa maknanya adalah “Hari yang agung”. “Tidakkah mereka yakin bahwa mereka akan dibangkitkan, pada satu hari yang agung. Hari di mana seluruh manusia berdiri menghadap Rabbnya” (al Muthaffifin: 4-6)
@ibrahim_aldwish - Dr Ibrahim ad Duwaisy, Dosen sunnah nabawiyyah di Universitas Qashim, Kepala Pusat Studi Kemasyarakatan. 15/7/2014
Senang dengan musibah yang menimpa umat Islam, adalah tanda kemunafikan yang jelas, “Jika kamu mendapat suatu kebaikan, mereka menjadi tidak senang karenanya; dan jika kamu ditimpa oleh sesuatu bencana, mereka berkata: “Sesungguhnya kami sebelumnya telah memperhatikan urusan kami (tidak pergi perang)” dan mereka berpaling dengan rasa gembira.” (at Taubah: 50)
@rokaya_mohareb_ - Dr Ruqayyah al Muharib Dosen wanita dalam bidang ilmu hadits di Universitas Putri An Nuurah, pengasuh situs www.dr-roqaia.com  • 16/7/2014
Tanya: apakah kan ditulis untukku, pahala sempurna, apabila aku berniat mengerjakan sebuah amal, akan tetapi ternyata aku tak bisa melakukannya karena sakit.
Jawab: Benar demikian, dengan izin Allah. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah menjelaskan hal tersebut.

@ibrahim_aldwish - Dr Ibrahim ad Duwaisy, Dosen sunnah nabawiyyah di Universitas Qashim, Kepala Pusat Studi Kemasyarakatan • 23/7/2014