Twit Ulama

Selamat datang di TwitUlama! Kumpulan twit para ulama dan masyayikh Timur Tengah, yang diambil dari timeline di halaman Twitter mereka -hafizhahumullahu ta'ala- Insya Allah akan terus update nasihat, quote, dan petuah demi tersebarnya dakwah yang mulia ini. Silahkan mengcopy-paste, menyebarkan, dan membagi isi blog selama masih menjaga amanah ilmiah dengan menyertakan sumber.
Orang-orang pengikut kebatilan akan menolak jalan kebenaran, walaupun jalan kebenaran itu nampak jelas bagi mereka. Sebaliknya ketika ada jalan kesesatan, mereka segera menempuhnya. “Seandainya mereka melihat jalan kebenaran, mereka tak mau menempuhnya, seandainya mereka melihat jalan kesesatan, mereka menempuhnya” (al A’raf: 146)
@Drheshamb Dr Hisyam Barghasy Anggota Rabithah Ulama al Muslimin 31/3/2014
Ya Allah, aku meminta kepadaMu bukan hanya sekali, kurendahkan suaraku kepada Engkau Yang Maha Mulia, Yang mengasihi hamba-hambaNya. Berikan kepada kami 3 hal yang bisa menguatkan kami dalam menghadapi sakratul maut: (1) Kesabaran, (2) Kekuatan, (3) Ucapan kalimat syahadat.
@drmalmutiri -  Dr Muhammad al Hijari al Muthairi, Doktor dalam bidang tafsir dan ilmu al Quran Universitas Kuwait 18/4/2014
Ketika Anda terus menerus mencela orang lain seakan-akan diri Anda adalah bentuk manusia yang paling benar dan baik sifatnya, maka saat itu Anda telah lupa bahwa kita diciptakan berbeda-beda. Maka jadilah seorang da’i, bukan pencela.
@tariqhawas - Dr Thariq al Hawwas pengajar di Universitas Ibnu Su’ud, Saudi Arabia  23/4/2014
Dari Abu Dzayyal rahimahullah, beliau berkata: belajarlah mengatakan “aku tidak tahu”, sebab kalau Anda mengatakan tidak tahu, orang-orang akan mengajari Anda sampai Anda mengatakan, “saya tahu”. Kalau Anda mengatakan, “saya tahu”, orang-orang akan bertanya kepada Anda sampai Anda mengatakan “tidak tahu”.
@BassamAlshatti - Dr Bassam asy Syaththi, Dosen pengajar ‘aqidah dan dakwah di Universitas Kuwai  24/4/2014 
Ibnul Qoyyim berkata, “Sebab terbesar untuk mendapatkan kelapangan hati adalah tauhid. Sesuai dengan kesempurnaan dan kekuatan tauhid, sebesar itu pula kelapangan dada pemiliknya. “Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya” (az Zumar: 22)
@HeshamAlhosani Dr Hisyam al Husani, anggota dewan pendidikan di Uni Emirat Arab, s3 dalam bidang fikih muamalah, s2 dalam bidang akidah • 28/4/2014
Siapa yang melepaskan diri dari hawa nafsunya dan mau berhakim kepada Al Quran dan Sunnah serta mengikuti jejak ulama dari kalangan sahabat nabi dan orang-orang setelah mereka, seperti Imam Ahmad bin Hambal, dia akan yakin bahwa mentaati pemerintah yang muslim adalah sebuah kewajiban yang tidak perlu diperdebatkan.
@w_shaebi - Syaikh Wadhah bin Sa’id asy Sya’bi da’I di Uni Emirat Arab, lulusan Magister ilmu syari’ah di Universitas Asy Syariqah, pegasuh situs www.wadda7.com • 14/8/2014

Bersujud dalam shalat witir, menghilangkan kegelisahan yang menghantui hati kita. Melapangkan hati yang sakit dan sedih.

Shalat witir, surga dan kebahagiaan di dunia.

@elmasrw • Dr Ahmad Isa al Mu’sharawi, ketua lajnah tashih al Quran di al Azhar, Doktor ilmu hadits Universitas al Azhar, Mesir 20/8/2014
Betapa celaka, orang yang mencelakai dan menghancurkan dirinya dengan lalai dari berzikir mengingat RabbNya.
@moh396  - Dr Muhammad Jabir al Qahthani Dosen Ilmu al Quran di Universitas King Khalid, Abha, KSA
Orang yang zhalim kan menyesal, walaupun manusia memujinya. Orang yang dizhalimi kan selamat, walau manusia mencelanya. Orang yang qana’ah dialah yang kaya, walaupun dia kelaparan. Orang yang rakus dialah yang miskin, walaupun dia serba berkecukupan.
@musaiteer - Syaikh Khalid al Musaithir, Imam dan Khotib di Masjid Walidah Khalid al Bulthan, Riyadh. Pengajar di bidang Teknik, Pimpinan Umum Rumah Tahfizh Quran Muslimah di Riyadh.  21/4/2014
Syariat itu semuanya kembali pada perkataan satu orang, baik dalam masalah cabang maupun masalah pokok. (yaitu perkataan Rasulullah –pent).
@Demaigi  - Syaikh Abdul Aziz ad Dimaiji, Anggota Perhimpunan Fikih, Saudi Arabia, Sedang menempuh studi S2 dalam Ilmu Fikih di Universtas al Imam, Riyadh • 12/5/2014
Ibnu Mas’ud berkata, “Kalau Anda mendengar Allah berfirman, “wahai orang-orang yang beriman”, maka arahkan pendengaranmu pada firmanNya. Karena boleh jadi di dalamnya adalah perintah kebaikan untukmu, atau larangan keburukan.
@DrAlsoger Dr. Sami bin Muhammad as Shaqir, Imam Masjid Jami’ Ibnu Utsaimin, Dosen Fikih Universitas Qashim KSA • 24/7/2014

Barangsiapa yang mendustakan agama seperti orang yang menyimpang dan orang munafik yang menampakkan (kesalehan) agama, mereka itu tidak memiliki tatanan kemanusiaan. Bahkan mereka memusuhi kemanusiaan meskipun kepada anak- anak yatim.

“Tahukah kamu orang yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim” (al Maun: 1,2)


@otsaad Dr Sa’ad bin Mathar al Utaibi, Doktor dalam bidang Politik Islam, dosen politik Islam di Universitas al Qadha.  27/7/2014